"Ini mesin yang berbeda, kita akan melihat apakah lebih baik, sama atau lebih buruk," ujar pembalap asal Spanyol dalam peluncuran buku 'The new King of MotoGP' beberapa waktu lalu. seperti dilansir Visor Down.
Saat ini pembalap yang namanya kini sejajar dengan legenda Alex Criville sebagai pembalap Spanyol tersukses di balap motor kelas primer tersebut menunggangi sebuah Yamaha M1 dengan mesin Liquid cooled Crossplane crankshaft inline four-cylinder, four stroke yang mampu berlari hingga kecepatan 320 km perjam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah musim yang panjang dan berat, sangat rumit. Meski tidak ada yang menduga kami akan mendapat tempat pertama di Jerez dan kedua di Qatar, tapi terbukti kami bisa ada di posisi itu. Kami fokus pada motor yang rumit yang karenanya kami harus membawanya dengan maksimum, namun sejauh ini semua berjalan tanpa hambatan," tuntasnya.
(syu/a2s)











































