Akibat dilanda gempa bumi dan tsunami pada Maret lalu, MotoGP Jepang yang sedianya digelar pada 24 April 2011 diundur hingga 2 Oktober.
Tetapi penyelenggaraan balapan itu diragukan bisa digelar karena Jepang hingga kini masih mengalami situasi yang sulit pasca dihantam bencana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menunggu keputusan dari promotor lokal," sahut bos MotoGP Carmelo Ezpeleta kepada La Gazzetta dello Sport yang dikutip Autosport. Tapi dalam kasusnya jika mereka memutuskan untuk tidak menggelar balapan maka tidak akan ada balapan pengganti."
"Kejuaraan nasional balapan setempat dijadwalkan Juli yang mana venue seharusnya sudah dapat digunakan kembali. Pada saat itu kita harus yakin akan apa yang kita lakukan."
Disamping soal infrastruktur yang rusak masih, persoalan radiasi nuklir yang melanda sejumlah wilayah di Jepang juga menyebabkan kekhawatiran besar.
"Saya yakin kepada mereka (orang-orang Jepang) dan jika mereka bilang balapan bisa digelar maka 1000% situasi sudah aman. Jika situasi belum aman, maka bisa saya pastikan hal yang mereka lakukan pertama adalah mengevaluasi siatusi secara tepat," lugas Ezpeleta.
Foto: Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bertarung di MotoGP Jepang, 3 Oktober 2010
(rin/mfi)










































