Sampai dengan MotoGP Inggris, Lorenzo memegang keunggulan tipis atas Stoner yang mengejar dengan kecepatan tinggi bermodal serangkaian kemenangan.
Pada akhirnya Lorenzo harus turun ke posisi dua klasemen setelah ia gagal finis akibat terjatuh di lintasan Silverstone, dengan Stoner melintasi garis finis pertama untuk kali keempat musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini kami berada di posisi dua kejuaraan, yang mana bukan tempat yang terlalu buruk. Kita akan lihat apakah kami bisa memberikan tekanan untuk Casey," tegas Manajer Tim Yamaha Wilco Zeelenberg di Autosport.
"Kami membuat kesalahan di Silverstone dan kini dengan ketinggalan 18 poin ada situasi berbeda untuk Jorge dibandingkan dengan saat-saat di musim lalu dan musim ini di mana ia biasanya ada di depan," lanjutnya.
Dengan situasi tersebut, Zeelenberg pun kembali menegaskan tekad Yamaha untuk bertarung dengan Stoner bersama Honda-nya di MotoGP Belanda mendatang.
"Saat Anda memimpin, Anda tidak bisa lebih baik lagi, jadi kami kini harus tampil bagus di semua hal dan saya percaya ia (Lorenzo) bisa berebut kemenangan dengan Casey," lugas Zeelenberg.
"Kami kini berada di posisi dua, kami datang ke sini untuk memberikan tekanan buat sang pimpinan. Aku akan melakukan hal yang sama seperti sebelumnya dengan usaha maksimal," sambung Lorenzo menegaskan.
(krs/din)











































