Detiksport berkesempatan berangkat bersama PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia untuk menyaksikan balapan MotoGP di Sirkuit Assen akhir pekan ini. Assen sendiri terletak di luar kota Amsterdam, yang mana perjalanan menuju ke sana memakan waktu kurang lebih tiga jam.
Assen sendiri adalah seri MotoGP yang terbilang unik karena digelar pada hari Sabtu. Atmosfer balapannya pun selalu ramai, layaknya seri-seri di Eropa lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan panjang pun ditempuh, termasuk transit selama satu jam di Dubai, Uni Emirat Arab. Jangan ditanya bagaimana rasanya kaki ini setelah berjam-jam duduk di dalam pesawat.
Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA88 itu pun membawa rombongan detikSport, Yamaha dan beberapa awak media lainnya tiba pada hari Jumat, (24/6/2011). Dari dalam bandara tampak warna abu-abu menyelimuti kota Amsterdam.
Dan, benar saja. Begitu kami keluar dari Bandara Schipol, guyuran hujan menyambut. Suhu dingin memeluk. Beruntung bagi kami, jaket sudah kami siapkan sejak di dalam bandara.
Dari informasi yang diterima, cuaca mendung seperti itu tengah menghinggapi Amsterdam dalam beberapa hari terakhir. Begitu juga dengan Assen. Yamaha MotoGP sendiri juga menginformasikan bahwa Assen ditutupi awan abu-abu dalam beberapa hari terakhir melalui akun Twitter-nya.
Namun, hujan tak berlangsung seharian. Kendati cuaca tetap dingin, hujan sudah berhenti pada siang menjelang sore. Keadaan ini bisa menjadi prediksi bagaimana kondisi cuaca pada saat berlangsungnya balapan pada Sabtu (25/6/2011).
Balapan MotoGP akan berlangsung pada pukul 15.00 waktu setempat, yang mana artinya bisa jadi akan berlangsung dalam keadaan kering. Tetapi, bukan tak mungkin juga jika cuaca menjadi salah satu faktor yang tidak bisa ditebak.
Foto: Lorenzo melaju di atas lintasan Sirkuit Assen yang basah oleh guyuran hujan (Getty Images).
(roz/din)











































