Ketika detikSport menanyakan tentang persaingan antartim saat ini kepada Managing Director Yamaha Lin Jarvis, termasuk soal impresifnya performa Stoner, ia memberikan pandangan objektif.
Ia menyebut bahwa dirinya tak khawatir dengan penampilan pembalap Honda tersebut karena musim masih panjang dan para rider Yamaha sendiri tidak tertinggal jauh di klasemen. Namun, Jarvis juga memberikan komplimen kepada Stoner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia punya talenta murni. Casey dengan Honda yang sudah berubah adalah sebuah kombinasi bagus," lanjutnya.
Jarvis kemudian menyebutkan beberapa syarat untuk bisa menjadi seorang juara dunia. Stoner memiliki banyak syarat untuk itu. Sebaliknya, Dani Pedrosa, sang rekan setim punya sedikit kekurangan.
"Untuk menjadi juara Anda butuh talenta, kemampuan menghadapi tekanan dan juga kemampuan menghadapi semua kompetitor."
"Anda bisa lihat Casey, Jorge (Lorenzo) dan Ben (spies)."
"Bukan hanya cepat. Kalau cepat Anda bisa lihat Dani. Dia cepat, berbakat, tapi ia bermasalah dengan bahunya. Dia punya kelemahan pada kondisi fisiknya--ia gampang cedera."
"Jadi, Anda juga membutuhkan keberuntungan sama pentingnya," tandasnya.
(roz/nar)











































