Dengan mesin generasi 1000cc, tunggangan-tunggangan para pembalap MotoGP musim depan akan memiliki tenaga dan torque lebih besar. Ini jelas diharapkan berdampak kepada meningkatnya jumlah overtaking.
Akan tetapi, Stoner tidak yakin otomatis begitu. Pasalnya, rider Honda itu menilai penampilan para pembalap masa kini lebih mempertimbangkan faktor keselamatan sehingga jadi kian berhati-hati dalam menyalip lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pembalap di era terdahulu, imbuh Stoner, jauh lebih santai dalam mempersiapkan diri sebelum membalap. Hal itu pun berimbas di lintasan balap.
"Jadi aku pikir nanti tidak akan berubah banyak. Bahkan Dani (Pedrosa, rekan setim Stoner di Honda) dengan motor yang sama sepertiku bisa saja tancap gas melewatiku hanya karena caranya berkendara. Jadi kekuatan itu adalah miliknya. Tapi ia juga punya kelemahan dalam caranya berkendara," nilai Stoner.
Sehubungan dengan cara berkendara dan perhatian para pembalap akan keselamatan itulah maka Stoner memprediksi kalau balapan musim depan takkan memperlihatkan perbedaan signifikan, meski sudah memiliki mesin dengan kapasitas lebih besar.
"Kini Anda harus mengambil risiko besar untuk melewati lawan. Cara orang berkendara sudah lebih berkembang. Para pembalap yang lebih muda dari kami pun akan muncul dan melakukan hal-hal yang saat ini bahkan belum bisa kami bayangkan," analisis Stoner.
(krs/krs)











































