Pesimistisnya Hayden jelas bukan tanpa sebab. Setelah sembilan balapan terlalui dan bahkan kemunculan motor baru, pabrikan asal Italia itu tak kunjung kompetitif.
Pada balapan terakhir di MotoGP Jerman misalnya, baik Hayden maupun Valentino Rossi terpaut 27 detik dari Dani Pedrosa saat menyentuh garis finis. Padahal sebagaimana diakui Hayden dia sudah tampil habis-habisan dan Sachsenring merupakan salah satu lintasan favoritnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyukai Sachsenring, tapi saya dikalahkan dengan telak. Kekalahan sebesar itu adalah sebuah sengatan, itu membuat perjalanan pulang (ke AS) terasa panjang. Saya harap motor kami bisa lebih baik saat di Sachsenring. Laguna lebih bergelombang dan sepertinya jika trek semakin halus maka itu semakin baik buat kami saat ini. Jadi saya tidak akan bilang kalau kami punya sesuatu (untuk akhir pekan ini)," lanjut dia.
Tiga tahun terakhir Hayden selalu finis di posisi lima dalam balapan MotoGP AS. Dia tercatat dua kali jadi kampiun di sana yakni pada musim 2005 dan 2006.
(din/a2s)











































