Pedrosa sebenarnya mengawali lomba di Sirkuit Catalunya, Minggu (3/6/2012) malam WIB, dengan baik. Dia melesat dari posisi start kelima ke urutan terdepan.
Setelah Ben Spies tercecer, Pedrosa mulai merasakan tekanan. Jorge Lorenzo yang berada tepat di belakangnya terus menempel dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Posisi kedua tetaplah kedua, namun saya sangat ingin menang hari ini. Saya tak bisa merasa senang," aku Pedrosa di situs resmi MotoGP.
"Kami sudah bekerja sangat keras pada sesi latihan agar siap untuk menang, namun pada akhirnya tak bisa mewujudkannya. Jadi, ini agak mengecewakan," ujarnya.
Pedrosa menjelaskan, dia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengalahkan Lorenzo. Namun, masalah di penghujung lomba menghambatnya.
"Saya berjuang sebisa saya, namun di lap-lap akhir saya punya masalah untuk tetap berada di depan. Saya melakukan yang terbaik di pertengahan lomba, saya mencoba untuk menekan, tapi dengan 10 lap tersisa saya tak bisa menjaga kecepatan," beber dia.
"Sulit untuk mengontrol motor saat mengerem dan di ujung tikungan, jadi saya bertahan karena saya tahu kecepatan saya di tikungan kurang bagus. Saya membuat kesalahan dan Jorge melewati saya. Saya tak bisa mengejarnya lagi," tambah rider asli Spanyol ini.
"Kami tak bisa senang dengan hari ini. Namun, saya harus memberi selamat kepada tim saya karena mereka sudah bekerja keras akhir pekan ini dan kami harus tetap berjuang di balapan berikutnya untuk menang," pungkas Pedrosa.
(mfi/rin)











































