Jelang MotoGP Portugal
Rossi Merasa Lebih "Tertekan"
Selasa, 31 Agu 2004 14:08 WIB
Jakarta - Setelah dipecundangi Sete Gibernau di Brno (Republik Ceko), Valentino Rossi mengaku kini “lebih tertekan”. Namun ia bertejad meraih hasil maksimal pada balap MotoGP Portugal akhir minggu ini.Pekan lalu, di seri ke-10, Rossi harus puas berada di tempat kedua setelah dikalahkan pembalap Honda Gibernau. Akibatnya, kini selisih poin di antara mereka tinggal 17. Max Biaggi menguntit di posisi tiga dengan gap 26 poin dengan Rossi.“Honda sangat kuat di Brno dan saya yakin balapan akan ketat lagi. Selisih poin telah berkurang. Jadi, tekanan akan lebih besar guna meraih keuntungan angka di Estoril,” cetus Rossi seperti dikutip Crash, Senin (30/8/2004).“Di Brno semuanya sempat berjalan bagus sampai kami mengalami masalah ban. Tapi saya yakin Estoril akan jadi sirkuit yang bisa kami hadapi dengan mulus,” tambah juara dunia berjuluk “The Doctor” itu.Hanya saja ada hal yang kurang sreg dari Rossi tentang kondisi trek di Estoril yang tidak terlalu rata alias bumpy. Ia menyebutkan motor Yamaha-nya punya masalah dengan kondisi demikian.Namun direktur tim Yamaha Davide Brivio menggarisbawahi keuntungan lain yang bisa didapat timnya. “Di Estoril banyak korner dan chicane dan M1 cocok dengan tipikal sikruit seperti itu,” tegasnya. “Saya pikir kami bisa tampil bagus di sana. Carlos (Checa) merebut pole position 2002. Jadi, dia juga pasti nyetel.Terlepas dari kesiapan motor Yamaha-nya, Rossi punya rapor manis di Estoril. Dalam tiga musim terakhir ia selalu tampil sebagai juara. Sementara itu pembalap Repsol Honda Nicky Hayden terancam absen setelah mengalami cedera cukup serius saat menjalani latihan di Pavia, dekat Milan, Italia. Ia terjatuh dari motornya dan tulang bahu kanannya patah. Minggu lalu pada MotoGP Ceko Hayden terjungkal dari tunggangannya hanya tiga lap sebelum finish. (a2s/)











































