Pebalap 20 tahun itu sempat mencatatkan laju tercepat dalam sesi tersebut dengan kecepatan 342 km/jam. Ini sekaligus menjadi rekor kecepatan di hari pertama latihan bebas.
Di percobaan berikutnya, kecepatannya menurun menjadi hanya 337,9 km/jam. Beberapa saat kemudian, ia mengalami insiden itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dagu saya terbentur keras dan leher saya tertarik cukup parah. Saya juga mengalami memar di bahu kanan, lengan dan kaki, tapi selain itu saya baik-baik saja."
"Terima kasih kepada semua tim medis yang dengan cepat tiba di lokasi kejadian untuk membantu saya. Sekarang saya butuh istirahat dan melihat apa yang saya rasakan malam nanti dan keesokan paginya," imbuhnya.
Principal tim Honda, Livio Suppo, turut mengomentari kejadiaan nahas ini. Ia bersyukur Marquez tak mengalami cedera yang serius sehingga kemungkinan besar bisa ikut balapan pada Minggu nanti.
"Mengingat besarnya kecelakaan yang ia alami, dia baik-baik saja. Dagunya sangat bengkak tapi melihat kecepatannya saat itu, dia sudah sangat beruntung. Dia melompat dari motor untuk menghindari dinding, tapi tabrakannya sangat keras," ujar Suppo.
"Secara teori tidak ada tulangnya yang patah, jadi seharusnya memungkinkan untuk balapan. Tapi untuk pastinya, lebih baik menunggu untuk melihat apa yang ia rasakan."
(rin/rin)











































