Dua hari setelah mengalami kecelakaan yang membuat tulang collarnya patah, Lorenzo ternyata tetap bisa tampil di MotoGP Belanda. Tak sekadar berpartisipasi, juara dunia tahun lalu itu malah bisa menuntaskan balapan di posisi kelima.
Penampilan hebat Lorenzo tersebut diakui Rossi sempat 'meneror' dirinya. Tak mau kalah dari pebalap yang tengah cedera, The Doctor terlecut semangatnya untuk terus berada di depan dan akhirnya menjadi juara, menyudahi penantian sejak 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sempat melihat di layar besar di pinggir lintasan kalau Lorenzo sudah sangat dekat dengan saya. Kondisi itu membuat saya lebih cepat 0,2 sampai 0,3 detik setiap lapnya," lanjut rider 33 tahun itu.
Kemenangan di Assen menjadi yang pertama diraih Rossi setelah kali terakhir dia naik podium di MotoGP Malaysia tahun 2010. Selama dua musim di Ducati, Rossi cuma tiga kali naik podium.
(din/mfi)










































