Dalam tiga latihan bebas di Brno, Marquez tak pernah membukukan waktu tercepat. Pebalap Repsol Honda itu juga cuma menempati posisi ketiga dalam sesi kualifikasi.
Namun, dalam balapan, Minggu (25/8/2013), Marquez mempertontonkan mental juaranya. Cukup lama berada di belakang Jorge Lorenzo, dia menyalip rivalnya itu saat lomba tinggal tersisa tujuh lap. Dia pun mengambil alih posisi terdepan dan tak terkejar lagi sampai garis finis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambah kemenangan di Austin, rider berusia 20 tahun itu telah mengoleksi lima kemenangan musim ini. Jumlah tersebut menjadikan Marquez sebagai rookie terhebat sepanjang sejarah.
"Saya sangat senang! Sebelum datang ke sini saya tak menyangka akan menang karena Jorge dan Valentino (Rossi) sudah melakukan tes di Brno beberapa waktu lalu dan Dani (Pedrosa) juga cepat di sini dan memenangi balapan tahun lalu," ujar Marquez di Crash.
"Ini trek yang sepenuhnya berbeda dibandingkan dengan yang sudah kami pakai balapan sebelumnya, dan 25 poin ini terasa berbeda dibandingkan dengan di Indianapolis," jelasnya.
"Ini adalah kemenangan dari duel yang sangat sengit dan saya sangat menikmatinya. Duel dengan Jorge sangat bagus dan kami senang dengan kemenangan ini. Terima kasih kepada tim," seru Marquez.
Berkat kemenangan ini, Marquez kini makin kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 213 poin. Dia unggul 26 poin atas Pedrosa dan 44 poin atas Lorenzo.
(mfi/din)











































