Terkait insiden yang melibarkan Marquez dan Dani Pedrosa di Aragon, Race Direction menjatuhkan dua hukuman. Yang pertama adalah pengurangan satu poin pada Marquez, yang kedua adalah pemangkasan 25 poin milik tim Honda di klasemen konstruktor.
Honda dianggap bersalah atas kerusakan kabel traksi pada bagian belakang motor Pedrosa. Mengaku memang ada masalah pada kabel tersebut, Honda belum memutuskan apakah akan mengajukan banding atas hukuman-hukuman tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami dihukum 25 poin di klasemen konstruktor. Sekarang kami berpikir apakah akan mengajukan banding atau tidak. Feeling saya mengatakan kalau Nakamoto (Shuhei Nakamoto, Wakil Presiden Eksekutif HRC) akan memahami situasinya," lanjut dia seperti diberitakan Crash.
Untuk menghindari terulangnya kejadian serupa, Honda mengklaim sudah mempersiapkan beberapa hal.
"Masalahnya adalah pada sisi hardware dan software. Terkait hardware, kabel sensornya terbuka terlalu lebar sehingga sangat mudah β meski hanya dengan senggolan kecil β untuk membuatnya putus. Jadi kami sudah menambahkan pelindung pada kabel untuk balapan ini."
"Terkait software, kami tentu saja punya mode backup; jika sesuatu terjadi pada sinyal sensor, motor harusnya masuk ke mode safety secepatnya. Stratregi itu tidak berjalan sempurna, jadi untuk balapan ini kami sudah memodifikasinya sehingga kami bisa mendeteksi kerusakan lebih awal," papar Direktur Teknis, Takeo Yokoyama.
(din/mfi)











































