Marquez didiskualifikasi dari MotoGP Australia akhir pekan lalu sehingga tidak mendapatkan satu poin pun, kendati saat itu peluangnya untuk mengunci gelar juara dunia cukup terbuka. Akibat kejadian tersebut Marquez kini cuma unggul 18 poin atas Jorge Lorenzo (Yamaha) yang menjadi pesaing terdekatnya.
Dengan dua seri sisa, Marquez masih tetap dalam posisi bagus untuk meraih gelar juara dunia. Jika bisa mengungguli Lorenzo dengan setidaknya delapan poin di Motegi, Marquez akan bisa memastikan takhta juara jadi miliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja saya kecewa setelah Phillip Island, tapi hal-hal seperti itu bisa terjadi. Yang terpenting adalah sekali lagi kami telah menunjukkan bahwa kami ada di sana untuk bertarung dan kompetitif. Sekarang kami harus melupakannya dan konsentrasi ke Motegi," tegas Marquez seperti dikutip Crash.
"Kondisi lintasan di sana (Motegi) bisa sangat bervariasi dan kami akan bekerja keras dalam pengaturan akselerasi dan pengereman, area di mana kami kini telah mengalami peningkatan. Kami akan bekerja keras dari awal, mengikuti program normal kami, dan berusaha seratus persen untuk bangkit setelah Australia," tekadnya.
(raw/krs)











































