detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 12 Apr 2014 06:22 WIB

Lorenzo: Kalau Motor Lebih Oke, Lebih Mudah Teken Kontrak Baru

- detikSport
KARIM JAAFAR/AFP/Getty Images KARIM JAAFAR/AFP/Getty Images
Austin - Jorge Lorenzo sudah melakukan pembicaraan dengan Yamaha terkait kontrak barunya. Memperpanjang kontrak disebutnya sebagai hal yang ideal, meski dia tak menutup kans menerima tawaran tim lain.

Rumor Lorenzo dan Yamaha akan berpisah sudah berhembus dalam beberapa waktu belakangan. Selain karena kontraknya yang memang akan habis di akhir musim ini, Lorenzo sempat mengeluhkan motornya yang dianggap mulai kurang kompetitif.

Soal kontrak, Lorenzo mengaku kalau pembicaraan pertama sudah dilakukan dengam Yamaha. Dan juara dunia dua kali itu menyatakan kalau bertahan di sana adalah pilihan yang ideal.

"Kami sudah mulai melakukan pembicaraan dan sudah melakukan pembicaraan pertama. Hal yang paling ideal adalah bertahan di Yamaha dan tak berganti pabrikan. Jelas, kami di sini untuk menang dan motor sangat penting," sahut Lorenzo seperti dikutip dari situs resmi MotoGP.

"Saya selalu mendapat motor yang bagus, karena saya selalu finis pertama atau kedua dalam lima musim terakhir yang berarti motornya bekerja dengan sangat-sangat baik. Jika motornya bisa dikembangkan sedikit lagi, Yamaha bisa menawarkan pada Valentino (Rossi) dan saya motor yang lebih baik, akan lebih mudah menandatangani kontrak hingga beberapa tahun lagi," lanjut dia.

Adalah Honda yang disebut-sebut tengah membujuk Lorenzo untuk bergabung dengan mereka di musim depan. Karena Dani Pedrosa tak kunjung memberi gelar juara dunia, Lorenzo digosipkan akan berduet dengan Marc Marquez.

"Saya pikir semua pebalap, jika mereka menerima penawaran, akan mempelajari penawaran itu – Anda pasti gila jika tidak mempelajarinya. Tapi, tentu saja, jika segalanya berjalan baik dengan pabrikan Anda dan mereka memperlakukan Anda dengan baik – sebagaimana yang Yamaha lakukan atas saya – dan juga motornya kompetitif, hal paling logis adalah memperpanjang kontrak lagi."

"Kita lihat saja apa yang akan terjadi. Tiga atau empat pebalap teratas selalu menerima penawaran dari pabrikan lain, jadi hal yang sama saya pikir akan terjadi lagi kali ini," tuntas dia.

(din/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed