Lorenzo: Posisi Ketiga Terbaik yang Pernah Aku Dapat

Lorenzo: Posisi Ketiga Terbaik yang Pernah Aku Dapat

- Sport
Senin, 28 Apr 2014 07:06 WIB
Lorenzo: Posisi Ketiga Terbaik yang Pernah Aku Dapat
Getty Images
Termas de Rio Hondo - Jorge Lorenzo sama sekali tidak menunjukkan rasa kecewa meski cuma bisa finis di urutan tiga pada MotoGP Argentina. Dia malah menyebut itu sebagai posisi tiga terbaik yang pernah didapat sepanjang kariernya.

Memulai balapan dari posisi dua, Lorenzo langsung melesat ke posisi terdepan sesaat setelah start. Dia menyalip Marc Marquez yang jadi pemilik pole position dan terus menjadi nomor satu hingga mengitari lintasan sebanyak 14 putaran.

Lorenzo turun ke posisi kedua saat balapan menyisakan sembilan lap. Setelah terus dibayangi Marquez selama 10 lap, pebalap Yamaha itu akhirnya tak kuasa membendung laju sang rival.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski cuma dapat podium terakhir, Lorenzo sangat puas dengan capaian tersebut. Hasil di Argentina disebutnya merupakan upaya dia melakukan comeback setelah menjalani dua balapan pertama yang buruk, di mana dia jatuh di Losail dan melakukan jump start di Austin.

"Ini mungkin posisi tiga terbaik yang pernah aku dapat di MotiGP, atau bahkan di seluruh karier saya. Saya datang ke sini setelah melakukan dua kesalahan, tapi saya pikir saya mendapat terlalu banyak kritik, terutama dari beberapa jurnalis, dan saya tidak layak mendapatkan itu," sergah Lorenzo.

"Benar saya membuat beberapa kesalahan, tapi saya juga menjalani banyak balapan hebat dalam beberapa tahun terakhir. Kami menunjukkan meski kami tidak berada dalam kondisi terbaik, atau tidak berada di momen terbaik, kami tetap bisa bersaing dengan dua orang ini (Marquez dan Dani Pedrosa). Saya pikir kami harus terus berupaya seperti hari ini dan saat momen kami datang kami akan mencoba meraih kemenangan," lanjut dia di Crash.

Lorenzo pada akhirnya harus finis ketiga pada balapan tersebut. Setelah disalip Marquez di lap 16, dia kemudian disusul Pedrosa ketika balapan tinggal menyisakan dua putaran.

"Saya tidak berharap bisa bertahan di posisi terdepan selama itu. Akhirnya Marc melewati saya. Dia terlalu kuat. Saya tidak menduga Dani akan tetap tangguh menjelang akhir balapan. Saya mencoba terus berada di posisi dua, tapi itu tak mungkin dilakukan. Saya memilih berada di posisi tiga dan menuntaskan balapan," terangnya.

(din/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads