Pedrosa dapat posisi start ketiga pada balapan di Argentina, Senin (28/4/2014) dinihari WIB. Tapi dia gagal memaksimalkan posisi tersebut di awal race karena dia justru sempat tercecer ke urutan tujuh di dua putaran awal.
Tak seperti Marquez yang sempat turun ke posisi enam namun bisa langsung menanjak naik dan kemudian menempel Jorge Lorenzo, perjuangan Pedrosa lebih berat. Dia kesulitan melewati beberapa rider yang ada di depannya dan terjebak dalam duel memperebutkan posisi tiga yang di antaranya melibatkan Valentino Rossi, Stefan Bradl, Andrea Iannone, Bradley Smith, Pol Espargaro dan Andrea Dovizioso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan setelah saya berada di posisi tiga, masih butuh waktu untuk menemukan ritmenya, tapi di akhir saya bisa memberikan penampilan bagus. Jadi kami membuat langkah positif terkait setelan motor. Saya merasa nyaman di atas motor dan menikmatinya," lanjut dia di Crash.
Pedrosa baru bisa menyalip Jorge Lorenzo dan merebut posisi kedua ketika balapan tinggal menyisakan dua putaran. Mengantar Honda finis satu-dua secara beruntun juga memberi pebalap Spanyol itu kepuasan.
"Tepat menjelang akhir balapan saya bisa mendekati Lorenzo dan melewatinya. Itu hasil yang bagus buat tim. Saya hanya berharap bisa melakukan segalanya dengan sempurna dari lap pertama hingga terakhir. Pekan depan balapan di Jerez, lintasan yang saya sukai dan aya harap saya bisa dapat hasil bagus di sana," tuntas dia.
(din/rin)











































