Dapat posisi start ketiga, Lorenzo langsung merosot ke urutan enam di tikungan pertama MotoGP Indianapolis. Dia baru bisa kembali ke posisi startnya saat balapan sudah berjalan enam lap.
Saat itu Valentino Rossi dan Marc Marquez sudah berada di posisi terdepan. Ketika Marquez berhasil mengambil alih status pemimpin balapan dari Rossi di lap 11, Lorenzo butuh empat lap untuk bisa melewati rekan setimnya itu. Ketika itu Marquez sudah berhasil menciptakan jarak yang cukup lebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Normalnya saya menjalani start dengan baik, pertama atau kedua, lalu mencoba melaju secepatnya dengan lintasan yang bersih (dari pebalap lain). Hari ini mengingatkan saya pada 2010 saat saya harus bisa memperbaiki posisi setelah start," lanjut pebalap asal Spanyol itu di Crash.
"Perlahan-lahan motornya terus membaik dan memberi saya kepercayaan diri saat memasuki tikungan lebih cepat dan lebih cepat lagi. Mungkin dengan start yang lebih baik, di posisi pertama, saya akan bisa menciptakan jarak, karena Marc tidaklah sangat sangat cepat."
"Tapi saat Marc akhirnya mulai menyerang Rossi, kecepatanya meningkat dan mungkin saya terlalu lama membalap Valentino. Saat saya berhasil melakukannya Marc sudah jauh di depan. Kecepatan saya sama dengannya tapi tak cukup untuk menjadi penantangnya merebut kemenangan," papar Lorenzo.
Finis kedua di Indianapolis membuat posisi Lorenzo naik satu anak tangga ke urutan empat klasemen. Dia sudah mengumpulkan 117 angka, tertinggal 40 dari Rossi yang ada di atasnya dan terpaut 133 poin dari Marquez di posisi teratas.
(din/mfi)










































