Duabelas kemenangan dalam satu musim diraih Doohan pada musim 1997. Hingga kini tidak ada yang bisa menyamai atau mengalahkan catatan milik legenda balap asal Australia itu.
Di akhir pekan ini pada MotoGP San Marino catatan hebat Doohan berpeluang disamai Marquez. Rider 21 tahun itu sejauh ini sudah mengumpulkan 11 kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat saya masih membalap dan meraih rekor, itu mungkin bukan hal yang utama dalam pikiran saya. Saya hanya fokus pada balapan dan kejuaraan tapi saat saya melihat Marquez mengalahkan mereka (pesaingnya) itu hal yang menarik untuk ditonton," sahut Doohan dalam wawancaranya dengan Crash.
"Saya pikir dia sudah menyamai 10 kemenangan beruntun yang saya pernah miliki dan akan hebat melihatnya mematahkan itu karena itu akan bagus untuk olahraga. Adalah hal yang hebat pebalap seperti Marquez, membuat dan mematahkan rekor yang dibicarakan banyak orang dan itu bukan hal yang buruk untuk olahraga ini," lanjutnya.
Secara khusus Doohan juga memberi sanjungan tinggi pada Marquez. Doohan menyebut Marquez sebagai sosok pebalap yang spesial terkait suksesnya mendominasi musim meski di MotoGP masih ada pebalap hebat seperti Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa.
"Statistik sudah berbicara dan dan dia menjalani rangkaian (balapan) yang unik dan mendominasi dengan cara yang spektakuler. Seseorang bisa mendominasi pebalap luar biasa seperti Lorenzo dan Pedrosa serta membuat rekor, itu menunjukkan dia spesial," puji Doohan.
Β
(din/cas)











































