Dua sesi latihan bebas pertama di sirkuit Phillip Island, Jumat (17/10/2014) jadi sesi penuh tantangan menyusul alokasi ban baru dari Bridgestone. Pebalap diberikan ban belakang revisi dan ban depan asimetris yang mengandung dua kompon berbeda di masing-masing sisi ban.
Ban baru ini pada prosesnya memaksa para pebalap untuk beradaptasi lagi. Khusus ban depan asimetris, Rossi memutuskan belum mencobanya karena melihat rekan setimnya, Jorge Lorenzo, terjatuh dengan ban tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbukti dengan hanya menempati urutan empat dan lima di dua sesi latihan bebas pertama, dibandingkan Lorenzo yang mengakhiri sesi di urutan dua dan pertama. Selain itu, Rossi harus mengatur baik-baik pemakaian ban ini mengingat balapan menuntut ketahanan tinggi ban.
"Trek ini sangat, sangat sulit untuk ban. Tapi soal ban belakang, saya cukup senang, cukup puas. Saya rasa Bridgestone bekerja dengan baik," kata Rossi dikutip Crash.
"Pastinya kami kehilangan sedikit daya cengkeram ban, yang mana normal ketika Anda meningkatkan ketahanannya. Tapi tampaknya ban ini bisa bertahan sepanjang balapan. Ini adalah target untuk semua pebalap."
"Tapi kami harus bekerja keras pada motor untuk membantu agar ban tidak terlalu banyak mengalami gesekan. Masalah besarnya adalah ketika Anda menaikinya dan tancap gas penuh, ban banyak berputar dan gesekannya besar. Anda belum benar-benar lurus, tidak terlalu miring, tapi masih banyak putaran," lanjutnya.
"Tapi saya cukup senang hari ini terutama karena pada akhirnya kami meningkatkan grip ban belakang dan saya mampu mencatatkan waktu putaran bagus dengan bak medium yang sudah terpakai sebelumnya," demikian dia.
(raw/fem)











































