Lorenzo, yang menjadi pesaing berat Marquez di musim 2013, kesulitan mengulanginya musim lalu. Baru dua seri awal saja pebalam Movistar Yamaha itu sudah tertinggal 44 poin dari Marquez.
Pada akhirnya Marquez pun berhasil menggondol gelar juara dunia MotoGP kedua dalam kariernya sedangkan Lorenzo finis ketiga di bawah rekan satu timnya, Valentino Rossi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kesalahan terbesar Lorenzo ada di paruh pertama musim, terutama sampai Mugello karena setelah itu ia tampil tangguh. Tapi ia sudah kehilangan banyak poin sebelum itu sehingga selalu akan sulit untuk membalikkan ketinggalan," kata Marquez kepada MCN.
"Valentino sulit diterka. Aku tidak menduga level penampilannya (akan seperti itu). Sebelumnya aku lebih memprediksi seperti tahun sebelumnya tapi ia nyatanya ada di atas karena punya motivasi dan Dani selalu konstan. Mungkin ia takkan membaik atau memburuk, tapi ia akan selalu jadi penantang dan Anda harus selalu mewaspadainya.
"Tetapi aku memprediksi Jorge akan menjadi rival terkuat," bebernya.
(krs/mfi)











































