Rider Movistar Yamaha Jorge Lorenzo tidak terlalu optimistis dengan peluangnya di MotoGP Qatar, meskipun menegaskan masih akan tetap berusaha memburu podium.
Lorenzo menjadi pebalap Yamaha dengan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi di Losail, Minggu (29/3/2015) dinihari WIB, dengan berada di posisi enam terpaut nyaris 0,6 detik dari rider Ducati Andrea Dovizioso yang mencatat waktu tercepat.
Hasil tersebut jelas membuat Lorenzo kecewa. Meski belum patah arang mengejar podium, ia juga menilai bahwa motornya saat ini masih memiliki kekurangan-kekurangan dibandingkan para pesaing lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah tahu akan sulit di kualifikasi, tapi kami akhirnya bisa mendapat tempat terakhir di baris kedua. Aku tidak membuat putaran sempurna, aku pikir bisa sedikit lebih cepat tapi kami membuat beberapa kesalahan. Saat pemanasan nanti kami akan membuat sejumlah pemanasan untuk mencari sesuatu pada saat-saat terakhir, tapi balapan ini akan sulit buat kami. Aku akan berusaha membalap dan berkendara sebaik mungkin."
"Sepertinya tarmac yang kurang menggigit sudah sedikit mempengaruhi motor kami. Tapi kami juga masih kekurangan di sejumlah area; pengereman, membelok di tengah-tengah tikungan, traksi saat hendak keluar dari tikungan, dan juga kecepatan maksimal. Kami tidak jadi yang tertangguh di sektor mana pun itulah masalahnya," beber Lorenzo.
(krs/krs)











































