Pebalap Yamaha Valentino Rossi tak muluk-muluk menatap MotoGP Austin akhir pekan ini. Dia cuma berharap bisa masuk podium mengingat karakter sirkuit kurang cocok untuk Yamaha dan dirinya.
Meski berhasil memenangi balapan pembuka di Qatar, Rossi tampaknya tak terlalu yakin bisa kembali naik podium teratas di Austin, Senin (13/4/2015) dinihari WIB. Dia mengakui karakter Circuit of The Americas lebih menunjang rival-rivalnya seperti Honda dan Ducati.
Faktanya dalam dua gelaran pertama pada 2013-2014 hanya sekali Yamaha naik podium, kala Jorge Lorenzo finis kedua musim lalu diapit duo Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Sementara di gelaran pertama, Marquez-Pedrosa ditemani rider Ducati Andrea Dovizioso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka Rossi pun realistis dengan peluangnya akhir pekan nanti. Bukan tangga juara, dia cuma berharap bisa finis sebagai salah satu dari tiga tercepat.
"Di sini akan ada banyak perbedaan. Bagi saya dan Yamaha, mungkin ini bukan trek terbaik," kata Rossi dikutip Autosport.
"Saya rasa ini salah satu yang paling sulit. Saya belum pernah naik podium di dua edisi pertama."
"Di trek ini Marc selalu sangat tangguh, sejak tes pertama di 2013. Tampaknya trek ini bagus untuk Honda, terutama untuk dia."
"Tapi tahun lalu tanpa masalah pada ban, saya rasa saya bisa saja naik podium. Jadi mencoba finis sebagai tiga pebalap pertama bisa jadi sebuah target bagus untuk akhir pekan ini,' tandas pebalap 36 tahun ini.
(raw/cas)











































