Jorge Lorenzo kembali gagal naik podium di MotoGP Austin. Kalah bersaing dalam perebutan juara belum terlalu dirisaukannya, karena apa yang diraih di tahun ini sudah lebih baik dibanding musim lalu.
Di Qatar dua pekan lalu, Lorenzo yang awalnya terlibat dalam persaingan merebut podium teratas pada akhirnya harus puas finis di posisi empat. Sementara di Austin, Senin (13/4/2015) dinihari tadi dia harus puas kembali finis di posisi yang sama.
Memulai balapan dari urutan tiga, Lorenzo sama sekali tidak mampu bersaing di barisan terdepan yang diisi Marc Marquez, Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi. Pebalap asal Spanyol berusia 27 tahun itu kesulitan lepas dari bayang-bayang Andrea Iannone dan lebih banyak berada di posisi lima, sampai akhirnya bisa merebut urutan empat saat race menyisakan tiga lap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda harus berpikir positif, jika kita membandingkan awal musim ini dengan tahun lalu: kami tidak dapat satupun poin di Qatar dan di sini semua pebalap jadi lebih cepat karena kondisi fisik saya (di Austin). Poin yang didapat akan penting untuk persaingan ke depan," sahut Lorenzo di Marca.
Kegagalan naik podium di dua balapan awal membuat Lorenzo kalah dari rekan setimnya, Valentino Rossi. Selain bersaing dengan Marquez dan tim Ducati, target pribadi Lorenzo adalah kembali menjadi nomor satu di tim Yamaha.
"Marquez sangat tangguh, seperti tahun lalu akan sulit untuk berada di depannya. Tapi itu adalah target yang saya punya, mencoba menjadi yang pertama di Yamaha dan bertarung dengan Honda serta Ducati. Mereka (Ducati) juga sangat kuat," lanjut Lorenzo.
(din/cas)











































