Marc Marquez menyebut jalannya musim ini akan berbeda dengan musim lalu. Rider Repsol Honda itu menyadari bahwa dirinya tak mungkin terus-terusan menang.
Marquez sangat dominan pada musim lalu, terutama pada awal musim. Dia memenangi sepuluh seri pertama dan meraih total 13 kemenangan sepanjang musim.
Namun, pada musim ini, Marquez langsung terkalahkan di seri pembuka. Juara dunia MotoGP dua kali itu cuma finis kelima di Qatar. Marquez kemudian bangkit dan memenangi seri kedua di Austin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda harus sabar. Anda tak bisa memenangi setiap balapan. Anda tak bisa berada di puncak pada setiap balapan," sambungnya.
"Yang paling penting adalah hasil akhir. Seperti yang sudah kita lihat pada masa lalu, jika Anda ingin berada di posisi teratas pada akhir musim, hal yang paling utama adalah konsistensi. Jadi, kami akan berusaha untuk berada di level yang bagus pada setiap akhir pekan. Kalau tak memungkinkan untuk memenangi balapan, akan lebih baik kalau finis di podium," tutur Marquez.
Marquez kini menempati posisi ketiga di klasemen pebalap dengan koleksi 36 poin dari dua seri. Dia terpaut lima poin dari Valentino Rossi yang berada di posisi pertama. Seri ketiga akan dilangsungkan di Argentina, Minggu (19/4/2015) mendatang.
(mfi/raw)











































