Setelah enam balapan terlewati Rossi masih duduk di puncak klasemen MotoGP. Menyusul diraihnya posisi tiga pada balapan di Italia, The Doctor punya keunggulan enam angka dari Jorge Lorenzo.
Meski keunggulannya terus dipangkas oleh rekan setim, Rossi menunjukkan penampilan yang sangat konsisten di musim ini. Dia menjadi satu-satunya pebalap yang terus naik podium di 2015: dua kali jadi juara, sekali finis runner up, dan tiga kali menempati podium terakhir.
"Sangat mungkin Rossi meraih gelar ke-10. Sampai seri keenam ini dia masih menjadi championship leader," analisa General Manager Aftersales Service & Motorsport Yamaha Indonesia, M Abidin.
Ditemui di acara Nobar MotoGP Italia yang digelar bersama oleh Yamaha dan detikSport, dia menyebut kalau konsistensi akan menjadi kunci Rossi kembali ke takhta juara dunia. Sesuatu yang sudah dia tunjukkan di enam balapan sejauh ini.
"Konsistensi. Tidak perlu selalu menang, tapi penting untuk sesering mungkin ada di atas podium. Rossi punya pendekatan yang beda dengan rider lainnya, dia selalu melakukan simulasi race di kualifikasi. Rossi punya style berbeda, tidak mengambil risiko," lanjutnya.
Rossi sudah mengumpulkan sembilan gelar juara dunia sepanjang kariernya di kelas Grand Prix. Dia sekali jadi kampiun di 125cc, sekali di 250, serta tujuh kali di kelas 500c/MotoGP.
(Doni Wahyudi/Okdwitya Karina Sari)











































