Lorenzo meraih kemenangan ketiganya secara beruntun musim ini setelah menjadi yang tercepat di MotoGP Italia. Di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2015) malam WIB, dia mengalahkan Andrea Iannone dan Valentino Rossi yang masing-masing menempati posisi dua dan tiga.
Poin maksimal di Mugello membuat Lorenzo makin dekat ke puncak klasemen. Dengan Rossi, yang sementara bertengger di posisi teratas, selisihnya tinggal enam angka saja. Di sisi lain, Marc Marquez, yang dianggap jadi pesaing terkuat, makin tercecer setelah kembali mengalami crash.
"Saya pikir di hari Sabtu kalau ini bisa menjadi tahunnya kami, tapi itu masih terlalu dini kalau kami akan terus berada di level ini, karena kejuaraan masih sangat panjang," ucap Lorenzo usai balapan.
"Pastinya pebalap lain akan mengalami perkembangan dan mereka akan bangkit, tapi lima kemenangan dari enam balapan (untuk Yamaha) artinya sesuatu pada motor kami bekerja dengan sangat baik," lanjut dia di Crash.
Keyakinan Lorenzo bukannya tanpa alasan. Selain tiga kemenangan beruntun yang didapat, juara dunia dua kali itu tampil superior di Mugello. Ducati yang pada sesi latihan dan kualifikasi terlihat akan memberikan perlawanan pada akhirnya gagal bersaing dengannya.
"Di sini Ducati terlihat tangguh dan setelah sesi pemanasan Andrea terlihat kuat, tapi hari ini pukul dua siang kondisinya tidak sama. Ada yang berubah di lintasan dan tidaklah mungkin bisa menembus 1'47,5 dan kami harus mencapai 1'47 dan untungnya yang lain ada di 1'48."
"Itu catatan lap saya hari ini dan saya bisa meninggalkan mereka lebih mudah dibanding yang saya perkirakan. Dan di beberapa lap bahkan jaraknya terbuka enam sampai tujuh per sepuluh detik. Saat kondisi ini terjadi Anda tahu di dalam diri Anda kalau ini adalah harinya Anda dan Anda harus memanfaatkan keuntungan yang dipunya," ujarnya.
(Doni Wahyudi/Okdwitya Karina Sari)











































