Marquez finis runner-up dalam balapan di sirkuit Assen, Sabtu (27/6/2015) malam WIB kemarin, setelah kalah cepat dari pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi. Keduanya sempat bertarung ketat bahkan terlibat insiden menjelang finis.
Saat itu di tikungan-tikungan terakhir, Marquez berupaya melewati Rossi yang sedang memimpin. Pebalap 22 tahun itu mencoba menyalip lewat bagian dalam jalur sang rival.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marquez pribadi sebelumnya mengatakan layak menang karena merasa sejajar dengan Rossi. Namun podium dua diakui sudah memuaskan karena sebelumnya dia mendapatkan hasil-hasil mengecewakan.
Dalam tiga balapan sebelumnya, dua kali juara dunia MotoGP itu tak mampu masuk podium. Di MotoGP Prancis, Marquez hanya finis di posisi empat. Sementara di Italia dan Catalunya dia gagal finis karena terjatuh.
"Anda tak bisa membayangkan apa yang saya rasakan. Saya merasa sangat senang karena kami kembali ke barisan terdepan. Kami kembali bertarung untuk kemenangan adalah yang paling penting," kata Marquez di situs resmi MotoGP.
"Saya senang karena kami biasanya mengalami kesulitan di sini. Hal terpentingnya adalah saya kembali menikmati motornya. Memang masih ada sejumlah area yang perlu ditingkatkan."
"Penting bagi saya dan tim untuk bangkit, terutama di sebuah trek di mana kami kesulitan sebelumnya. Kami menikmati trek ini dan motornya dan dengan banyaknya hal yang perlu ditingkatkan, terutama di akhir balapan," tambahnya.
Soal persaingannya dengan Rossi, Marquez merasa sudah menjalankan strategi dengan baik. Dia juga berseloroh mengambil pelajaran meluncur melewati gravel dari rivalnya itu.
"Saya sangat menjaga ban sepanjang balapan dan sekarang kita menuju Jerman. Saya sudah belajar sejumlah teknik motocross dari Rossi!" tandasnya.
(raw/raw)











































