Rider Movistar Yamaha tersebut menjaga konsistensinya naik podium musim ini setelah finis ketiga pada MotoGP Jerman. Hasil tersebut membuatnya masih bertengger di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 13 poin atas rekan setimnya, Jorge Lorenzo.
Balapan ke-9 musim ini itu sekaligus menjadi titik berakhirnya paruh pertama musim, dengan paruh kedua musim akan dimulai lagi pada 9 Agustus depan di Indianapolis setelah jeda tengah musim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, Rossi tahu benar tantangan di paruh kedua musim nanti akan bertambah besar. Ancaman bukan cuma datang dari Lorenzo, atau rider-rider Ducati yang sedang tampil impresif, melainkan juga rider Repsol Honda sang juara bertahan, Marc Marquez.
"Aku pikir setelah jeda (ada) tiga lintasan dengan Marc (Marquez) tapi Jorge juga amat sangat tangguh, di Indy dan Brno, sementara aku harus melihat di mana posisiku nanti, dan Silverstone dengan Marc dan Jorge juga amat tangguh di sana," ucap Rossi seperti dikutip Crash.
"Aku suka Misano, aku tidak yakin di Aragon, dan lintasan-lintasan terakhir amat aku sukai, jadi aku pikir akan seimbang, tapi kami harus melihat bagaimana nanti karena setiap pekan berbeda dan ada hal-hal kecil yang bisa membuat keseimbangan bergeser."
"Tahun lalu aku menjalani paruh kedua musim dengan amat bagus, tapi aku pikir tahun ini kami amat tangguh karena motornya sudah lebih baik, sehingga aku pikir kami bisa mengejar kemenangan," tuturnya.
(krs/mfi)











































