Dari 27 lap MotoGP Indianapolis, Jorge Lorenzo memimpin balapan pada 24 putaran. Lorenzo sudah melakukan sebaik yang dia bisa untuk mempertahankan diri sari serangan Marc Marquez, meski akhirnya gagal.
Dapat posisi start ketiga, Lorenzo langsung menyodok ke urutan terdepan sesaat setelah start. Dia mendahului Marc Marquez dan Dani Pedrosa untuk bisa langsung memimpin balapan sejak tikungan pertama.
Lorenzo terus berada di posisi tersebut hampir di sepanjang balapan. Meski terus dibayangi Marquez, Lorenzo tampil tenang dan tidak membuat kesalahan untuk bisa dimanfaatkan oleh seterunya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski sudah lebih cepat dibanding saat latihan, kecepatan kami masih belum cukup untuk meraih kemenangan dari Marc dan Honda, mereka sangat tangguh di sepanjang akhir pekan ini," sahut Lorenzo di sesi konferensi pers.
"Saya sudah habis-habisan di setiap tikungan dan saya mungkin kehabisan lebih banyak energi dibanding Marc, yang terus membuntuti. Saat dia menyerang, saya sungguh tidak punya energi dan saya tak cukup segar untuk balas menyerangnya," lanjut Lorenzo di Crash.
Lorenzo mengaku kecelakaan yang dia alami di sesi warm up sedikit banyak memberi pengaruh karena itu merupakan kali pertama dia mengalami crash di musim ini.
"Saat warm up saya mengalami crash pertama di musim ini. Saya pikir itu karena bannya, itu menurut saya, dan itu tak cukup punya daya cengkram. Saya membuka (gas) dan tiba-tiba motornya tertarik. Jadi, itu sedikit sulit untuk meyakinkan pikiran saya sendiri, untuk memulihkan kepercayaan diri demi bisa memulai balapan dengan kepercayaan diri penuh. Tapi saya bisa melakukannya dan melakukan start terbaik," tuntasnya.
(din/raw)










































