Sama sekali tak dapat poin sementara Valentino Rossi justru jadi juara membuat Marquez tertinggal makin jauh dari para pesaing utamanya. Ada selisih 77 poin yang kini menjadi jarak antara keduanya, sementara musim ini tinggal menyisakan enam seri lagi.
"Tidak ada lagi pikiran ke kejuaraan," ucap Marquez usai dia terjatuh di awal tikungan 13 MotoGP Inggris, Minggu (30/8/2015) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir hal termudah untuk dilakukan adalah menyerah saat kondisinya mulai sulit. Tapi saya merasa kalau Anda harus selalu bertarung, bekerja bersama tim, dan fokus membalikkan keadaan," sahut Marquez.
"Tahun ini, misalnya, kami punya banyak jalan mendaki, tapi selama kalian (para fans) memberikan dukungan, kami akan tetap memberikan segalanya; itulah yang membuat kami kuat," lanjutnya seperti dikutip dari situs resmi MotoGP.
Total di sepanjang musim ini Marquez sudah empat kali terjatuh. Dia sebelumnya juga sama sekali gagal dapat poin saat melaju di Argentina, Italia, dan Catalunya.
"Apapun bisa terjadi saat Anda membalap dalam keadaan hujan dan Anda bisa terjatuh bahkan tanpa menyadarinya. Dan sangat disayangkan akhir pekan yang bagus berakhir seperti itu, tapi itu membuat kami ingin melakukan yang lebih baik lagi di balapan selanjutnya, yang akan dilangsungkan di Misano," ucap Marquez.
(din/krs)











































