Lorenzo Tak Sesali Kesalahan-kesalahannya

Lorenzo Tak Sesali Kesalahan-kesalahannya

Doni Wahyudi - Sport
Senin, 14 Sep 2015 05:13 WIB
Lorenzo Tak Sesali Kesalahan-kesalahannya
REUTERS/Max Rossi
Jakarta -

Jatuhnya Jorge Lorenzo di MotoGP San Marino bisa memengaruhi perebutan gelar juara dunia di akhir musim nanti. Lorenzo mengaku kalau dia membuat beberapa kesalahan, tapi dia menolak menyesalinya.

Dalam pernyataannya usai balapan, Lorenzo menyebut kesalahan pertamanya adalah menunggu terlalu lama untuk mengganti ban slick setelah hujan selesai dan lintasan mulai kering. Diakui Lorenzo dia memilih untuk menunggu reaksi Valentino Rossi terkait kondisi tersebut.

Padahal Lorenzo sudah diinformasikan oleh timnya untuk mengganti ban. Demikian diberitakan Crash.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin saya harus lebih percaya pada apa yang dikatakan tim karena mereka mengetahui catatan waktu dan hal lainnya. Tapi sekarang sudah terlambat dan tidak ada gunanya mengeluhkan soal hal itu," sahut Lorenzo.

Lorenzo bisa mempertahankan posisi terdepan yang dikuasai sejak pole position saat balapan dimulai. Namun hujan mulai turun di tengah race dan memaksa hampir seluruh pebalap melakukan pergantian motor.

Balapan basah ternyata juga tak bertahan sampai menyentuh garis finis. Lintasan yang mengering memaksa para pebalap kembali masuk pit untuk mengganti motor dengan ban kering.

Lorenzo masuk pit lebih dulu dibanding Rossi saat mengganti ke ban slick. Catatan waktunya memang lebih baik dibanding saat memaksakan menggunakan ban basah. Namun Lorenzo membuat kecerobhan lain saat dia mengalami kecelakaan keras di tikungan 15.

"Kesalahan kedua adalah setelah masuk pit kedua. Itu sangat sulit untuk melakukan pemanasan, dan pebalap harus membiasakan diri lagi menggunakan ban slick. Saat (Scott) Redding melewati saya dengan sangat cepat, saya mulai kehilangan kesabaran karena saya merasa terlalu pelan dan harus melaju cepat lagi kalau tak mau pebalap lain mengejar."

"Di momen itulah saya tidak memerhatikan tikungan tersebut (tikungan 15) merupakan tikungan ke kiri setelah banyak tikungan ke kanan. Bahkan saat lintasan kering Anda harus berhati-hati. Saya tidak memerhatikan faktor tersebut dan saya masuk tikungan terlalu cepat saat ban belum panas. Itulah kesalahannya, karena jika saya lebih sabar maka posisi dua atau tiga akan bisa saya dapat," paparnya.

Sama sekali gagal dapat poin membuat Lorenzo tertinggal makin jauh dari Rossi. Dengan ada enam balapan tersisa di sisa musim ini, keduanya kini terpaut 23 poin.

"Kami harus tetap positif, tak ada gunanya protes atau menyesali segala yang sudah terjadi. Saya membuat dua kesalahan, saya akan belajar dari kesalahan itu di masa depan. Sekarang (jaraknya) 23 poin, tapi di tahun ini kami pernah memangkas 29 poin dalam empat balapan," tukas Lorenzo optimistis.

(din/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads