Selain terus bersiap untuk balapan di Aragon, Marc Marquez juga terus mengikuti perkembangan olahraga lain termasuk menyimak kiprah klub sepakbola Barcelona dan tim basket Spanyol yang pekan lalu jadi jawara Eropa.
Saat ini peluang Marquez mempertahankan gelar juara dunia MotoGP, yang sudah dua musim ia sandang, tampaknya memang sudah kian kecil. Tetapi itu tidak membuatnya berhenti terus berusaha pamer aksi.
Dalam MotoGP San Marino lalu, misalnya, ketika rider Repsol Honda itu memaksimalkan situasi di lintasan untuk meraih kemenangan keempatnya musim ini. Setelah balapan pada 13 September itu Marquez pun terus mempersiapkan diri menuju balapan berikutnya di Aragon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sepakbola, ia mengaku rajin memantau pertandingan Barca. Sedangkan di basket Marquez tidak luput menyaksikan keberhasilan tim basket Spanyol menjadi juara Eropa pada akhir pekan lalu.
"Salah satu hal lain yang berkesempatan aku lakukan adalah menyimak olahraga lain. Sebagai contoh aku selalu memantau sepakbola jika bisa. Tentu saja aku tidak luput menyaksikan partai-partai Barca, Liga Champions atau La Liga," tulis Marquez dalam blog-nya yang dikutip MotoGP.com.
"Akan tetapi aku juga suka basket. Aku menduga penggemar olahraga di Spanyol turut bergembira pekan lalu! Kita harus memberi selamat kepada tim basket Spanyol karena mampu unjuk gigi usai melewati masa-masa sulit. Para pemain berjuang keras mengatasi segala perbedaan dan kerja keras mereka terbayar. Selamat, para juara!"
"Dan ucapan selamat khusus untuk Pau Gasol berkat keberhasilan jadi MVP Turnamen... Aku berkesempatan jumpa langsung Pau dan itu adalah kehormatan. Ia menjadi panutan bukan cuma berkat bakatnya melainkan juga karena aksinya di lapangan."
"Sekarang saatnya kami yang naik ke atas panggung di Motorland (Aragon). Kita tunggu bagaimana cuaca di sana nanti. Sepertinya sudah ada cuaca bagus dalam beberapa hari terakhir dan kami harap akan terus begitu sampai akhir pekan agar tidak sampai tahun lalu. Aku antusias ke Motorland, yang cocok dengan gaya balapku dan aku merasa di rumah sendiri karena balapannya cuma berjarak sekitar 1 jam dari kampung halamanku di Cervera. Atmosfer balapannya juga senantiasa luar biasa," tuturnya.
(krs/din)











































