Lorenzo Syukuri Jatuhnya Marquez

Lorenzo Syukuri Jatuhnya Marquez

Mohammad Resha Pratama - Sport
Senin, 28 Sep 2015 07:10 WIB
Lorenzo Syukuri Jatuhnya Marquez
AFP/JOSE JORDAN
Aragon -

Kemenangan "mudah" Jorge Lorenzo di MotoGP Aragon juga tak lepas dari insiden jatuhnya Marc Marquez. Lorenzo pun mengamini bahwa hal itu jadi salah satu faktor kemenangan dirinya di Aragon.

Pada balapan yang dihelat, Minggu (27/9) malam WIB kemarin, Lorenzo yang start dari posisi kedua langsung ngacir di awal balapan. Sementara pemegang pole, Marquez, malah tercecer di posisi ketiga.

Marquez lantas langsung kembali ke posisi kedua dan mengejar Lorenzo di sisa lap pertama sampai akhirnya bencan datang untuk Marquez di lap selanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat sedang menikung di T12, Marquez tiba-tiba terjatuh dan terseret keluar gravel. Insiden ini pun lantas membuat Marquez kesal bukan kepalang dan dari tayangan ulang terlihat bagaimana ekspresi Marquez melihat motornya terjatuh.

Lalu bagaimana dengan Lorenzo? Pebalap Movistar Yamaha tersebut melenggang nyaman di posisi pertama hingga akhir balapan. Kemenangan keenam Lorenzo musim ini yang membuatnya mampu memangkas selisih poin dengan Valentino Rossi, yang finis ketiga, jadi 14 poin di 4 balapan tersisa.

Lorenzo pun mengaku bahwa dia sempat khawatir dengan ancaman yang diberikan Marquez. Apalagi selisih waktu dengan rider Repsol Honda itu berada di angka 0,2 detik. Namun, ketika Marquez terjatuh, Lorenzo seperti mendapat "angin" untuk meraih kemenangan di balapan ini.

"Kunci kemenangan hari ini adalah dengan membalap cepat dan khususnya sedikit beruntung juga dengan jatuhnya Marc (Marquez). Saya tidak mengharapkan dia terjatuh dan saya tahu Marc sangat kuat di sini, khususnya setelah lap pertama dan juga di awal lap kedua, jadi agak rumit juga mengalahkannya hari ini dan saya beruntun bahwa dia terjatuh," ujar Lorenzo di Crash.

"Saya berusaha semaksimal mungkin menggeber motor saya, tidak hanya karena saya ingin lepas dari kejaran Marc, tapi juga demi menjaga jarak dengan Dani (Pedrosa) dan Valentino (Rossi)," sambungnya.

"Ketika saya menunggu satu lap untuk melihat papan dan saya melihat Dani hanya berjarak 2,3 detik, saya merasa lebig lega, tapi tiba-tiba saya bilang pada diri saya sendiri, saya harus tetap fokus karena Dani akan berusaha sebisanya dan dia selalu punya kecepatan yang bagus di trek ini, apalagi Vale menguntitnya di belakang, dia tentu akan semakin maksimal membalap."

(mrp/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads