Saat membalap di Motegi, Minggu (11/10/2015) akhir pekan lalu, Lorenzo gagal menjadi juara meski sempat memimpin balapan. Kehilangan grip pada ban, dia akhirnya cuma finis di posisi tiga.
Hasil itu membuat jarak dengan Valentino Rossi di klasemen pebalap kian lebar. The Doctor mampu finis kedua di MotoGP Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika melihat hasil balapan sepanjang musim ini, Lorenzo sudah enam kali menjadi pemenang dari total 15 kali balapan, sementara Rossi cuma empat kali menang. Pantas kalau dia menyebut dirinya yang tercepat di musim ini, tapi beberapa kali mengalami kesialan seperti saat gagal finis di seri MotoGP San Marino.
"Di Qatar, aku mempunyai masalah pada helm. Dan pada balapan lain, aku merupakan yang tercepat di saat lintasan kering lalu turun hujan. Jadi, aku tak bisa mengambil keuntungan dari kecepatanku untuk memetik 25 poin dalam dua, tiga, atau empat balapan," kata Lorenzo di Crash.
"Saat ini, aku yang tercepat saat lintasan kering dan basah. Tapi, itu menghilang saat lintasan mulai basah dan aku tak bisa memenangi balapan yang kupercaya bisa aku menangi."
"Jadi, aku percaya di kejuaraan saat ini terutama pada umumnya, aku yang tercepat saat ini karena motor, kecepatanku, konsentrasiku. Tapi, seperti inilah situasinya dan mungkin itu akan berubah di babak berikutnya," imbuhnya.
(cas/rin)











































