Jorge Lorenzo mengaku kecewa lantaran gagal mempertahankan posisi terdepan di saat-saat akhir. Namun, ia juga bersyukur melihat Valentino Rossi tertahan oleh Andrea Iannone.
Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Minggu (18/10), Lorenzo memulai balapan dengan baik. Menjelang lap pertama selesai, pebalap asal Spanyol itu mengambil alih posisi terdepan dari Andrea Iannone.
Lorenzo sempat memimpin dengan jarak yang cukup jauh atas tiga pebalap di belakangnya: Iannone, Marc Marquez, dan Valentino Rossi. Namun, pada perkembangannya, balapan berubah menjadi ketat. Ketiga pebalap di belakangnya merapat dan Lorenzo pun harus mati-matian mempertahankan posisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjelang akhir balapan, Lorenzo harus menghadapi kejaran Marquez yang berada tepat di belakangnya. Lorenzo mencoba menutup ruang gerak Marquez, tapi pada akhirnya, Marquez bisa juga menyalipnya hanya beberapa saat menjelang finis.
"Saya sempat berada di belakang Marc. Saya melihat dia punya masalah dengan traksi. Tapi, dia luar biasa di lap terakhir, padahal saya sudah berusaha menutup ruangnya," ujar Lorenzo di Crash.
Lorenzo pun kehilangan lima poin. Dari yang seharusnya bisa mendapatkan 25 poin, menjadi menjadi hanya mendapatkan 20 poin. Tetapi, ia juga bersyukur lantaran pesaingnya, Rossi, gagal naik podium.
The Doctor kesulitan untuk bisa bertahan di tiga besar. Ketiga sudah berada di posisi ketiga, posisinya malah disalip oleh Iannone. Jadilah sepanjang lap terakhir ia harus bertarung melawan Iannone untuk memperebutkan posisi ketiga --meski akhirnya gagal juga.
"Saya memang gagal menang, tapi saya beruntung. Untung Andrea bisa menahan Valentino," kata Lorenzo.
Dengan hasil ini, Rossi masih memimpin klasemen sementara dengan nilai 296. Sedangkan Lorenzo ada di posisi kedua dengan nilai 285.
(roz/a2s)











































