Keberhasilan naik podium di MotoGP Australia membuat Jorge Lorenzo memangkas jarak dari Valentino Rossi. Tapi persaingan tidak akan tambah mudah untuk Lorenzo di MotoGP Malaysia karena dia belum pernah menang di sana.
Lewat duel yang berlangsung sengit di sepanjang balapan, Lorenzo akhirnya finis di posisi dua MotoGP Australia. Dia harus mengakui keunggulan Marc Marquez yang menjejak podium tertinggi di Sirkuit Phillip Island.
Finis kedua sebenarnya bukan hasil yang buruk untuk Lorenzo, karena dia malah mengaku merasa seperti pemenang. Penyebabnya tentu saja hasil yang diraih Rossi. The Doctor gagal naik podium dan harus puas berada di posisi empat, setelah kalah bersaing dengan Andrea Iannone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski bisa merapatkan jarak, bukan berarti perjuangan Lorenzo makin mudah. Dengan seri berikutnya digelar di Malaysia, Lorenzo dihadapkan pada tantangan besar karena dia belum pernah jadi juara di sana pada kelas MotoGP.
Hasil terbaik yang pernah didapat Lorenzo di Sepang adalah finis kedua pada tahun 2012. Sementara musim lalu dia menuntaskan race di podium terakhir.
Fakta lain yang harus diwaspadai Lorenzo adalah persaingan yang makin sengit di papan atas. Setelah sebelumnya Dani Pedrosa mengganggu persaingannya dengan Rossi di Aragon dan Jepang, kini Andrea Iannone yang menunjukkan kalau dia punya potensi untuk menambah rumit persaingan.
Iannone tampil luar biasa oke di Phillip Island, faktanya dia malah tak pernah tampil sebaik itu sebelumnya. Rider asal Italia itu tampil konsisten sepanjang 27 lap untuk bersaing dengan Marc Marquez, Rossi, dan Lorenzo. Untuk dua balapan pamungkas musim ini, Iannone bisa jadi rider yang benar-benar harus diwaspadai Lorenzo (dan juga Rossi).
Satu pebalap lainnya yang bakal merepotkan Lorenzo tentu saja Marquez. Meski sudah lama terlempar dari persaingan jadi juara, Marquez akan tetap menjadi Marquez: rider yang ngotot meraih kemenangan dan sepertinya bersedia mengorbankan apapun untuk bisa berada di posisi teratas.
Untuk bisa mendongkel Rossi dari posisi teratas dan merebut gelar juara dunia, Lorenzo butuh lebih dari sekadar jadi pemenang di Malaysia dan Valencia. Karena jikapun dia juara di sana, perjuangan itu akan sia-sia jika Rossi bisa finis kedua.
(din/nds)











































