#forzavale atau #vamosjorge?

Jelang MotoGP Malaysia

#forzavale atau #vamosjorge?

Doni Wahyudi - Sport
Minggu, 25 Okt 2015 09:13 WIB
#forzavale atau #vamosjorge?
REUTERS/Marcelo del Pozo
Jakarta -

Sejarah terulang di tim Yamaha. Seperti terjadi beberapa tahun lalu, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo terlibat kompetisi sengit untuk memperebutkan status nomor satu. #forzavale atau #vamosjorge?

Membahas persaingan Rossi dengan Lorenzo saat ini mengingatkan kita kembali dengan rivalitas sengit antara mereka berdua dalam selang 2008 sampai 2010. Kompetisi antara keduanya saat itu pada akhirnya membuat The Doctor meninggalkan Yamaha dan pindah ke Ducati.

Rossi dianggap punya jasa sangat besar dalam mengembangkan motor Yamaha hingga menjadi kekuatan utama di kelas MotoGP. Pada periode 2004 sampai 2008, rider asal Italia itu mempersembahkan dua gelar juara dunia dan 29 kemenangan seri untuk Yamaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rossi adalah segalaya untuk Yamaha ketika itu. Sampai Lorenzo datang di 2008.

Lorenzo yang naik kelas MotoGP setelah dua kali jadi juara 250 cc langsung mengebrak. Dua kali podium dan satu kemenangan didapat dari tiga balapan debut pada kelas MotoGP. Dari situlah rivalitas keduanya dimulai.

Rossi merasa terusik. Setelah memutuskan untuk membelah garasi Yamaha menjadi dua dan tidak saling berbagi data, Rossi tiba-tiba memberi ultimatum pada Yamaha: 'Pilih aku atau Lorenzo'.

Mempertimbangkan potensi yang dipunya sebagai pebalap muda, Yamaha memutuskan memberi kontrak pada Lorenzo. Rossi yang 'terbuang' bergabung dengan Ducati.

Lima tahun sudah rivalitas tersebut berlalu. Di musim ini Rossi dan Lorenzo kembali terlibat persaingan dengan intensitas yang sama. Tapi tak seperti yang pernah terjadi, kali ini keduanya bersaing dengan lebih sehat. Kompetisi antara keduanya sebatas terjadi di atas trek. Tidak lebih. Dengan jarak hanya 11 poin dan balapan yang tinggal menyisakan dua seri lagi, Rossi dan Lorenzo bersaing menjadi juara dunia.

Jika lima tahun lalu persaingan antara keduanya melibatkan hubungan yang juga panas di luar lintasan, di tahun ini relasi Rossi dan Lorenzo tetap baik. Tapi bukan berarti tidak ada drama. Soalnya kini ada 'orang ketiga' di antara Rossi dan Lorenzo.

Orang ketiga itu adalah Marc Marquez. Sudah tidak punya lagi peluang mempertahankan gelar juara, Marquez dituding telah berupaya membantu Lorenzo. Setidaknya begitu menurut Rossi.

Rossi vs Lorenzo, siapa yang akhirnya jadi juara dunia 2015?

Sampai dua hari lalu beberapa rumah taruhan menjagokan Rossi untuk bisa merebut gelar juara dunianya yang kesepuluh. Kondisi serupa terlihat pada polling yang dilakukan situs resmi MotoGP.

Menggunakan tagar #forzavale dan #vamosjorge untuk memberi dukungan pada pebalap yang difavoritkan jadi juara melalui jejaring sosial Facebook dan Twitter, sampai hari ini Rossi unggul jauh atas Lorenzo.

The Doctor unggul telak setelah didukung oleh 77% peserta polling. Sementara Lorenzo dapat dukungan sebesar 23%.

#forzavale atau #vamosjorge, Anda pilih siapa?





(din/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads