Dalam insiden itu, Rossi dinyatakan membuat manuver yang melanggar aturan sehingga menyebabkan Marquez jatuh dan tidak mampu melanjutkan balapan.
Sebagai konsekuensinya, pebalap Yamaha itu dijatuhi hukuman tiga poin sehingga harus start dari posisi buncit di balapan berikutnya. Sialnya, itu adalah balapan pamungkas sekaligus penentuan gelar juara antara Rossi dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak, pada akhirnya aku memahami bahwa Valentino sedang bertarung untuk memenangi kejuaraan dan dia fokus dengan urusan-urusannya, dan aku setuju dengan dia bahwa dia harus bertarung dengan Jorge di lintasan," jawab dia setelah ditanya apakah dia mengharapkan maaf dari Rossi.
"Aku tidak ingin berada di antara mereka, tapi jelas setiap pebalap berjuang untuk mendapatkan hasilnya sendiri," lanjut Marquez seperti yang dilansir Motorsport.
"Aku hanya berharap cepat atau lambat -- mudah-mudahan secepatnya -- kami bisa berbicara dengan Valentino. Tapi jelas itu harus dilakukan setelah balapan ini," tandas juara dunia MotoGP dua kali beruntun itu.
(rin/roz)











































