Iannone Sebut Laju Desmosedici Belum Oke, tapi Lebih Menyenangkan

Iannone Sebut Laju Desmosedici Belum Oke, tapi Lebih Menyenangkan

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Kamis, 12 Nov 2015 11:45 WIB
Iannone Sebut Laju Desmosedici Belum Oke, tapi Lebih Menyenangkan
Getty Images Sport/Mirco Lazzari gp
Valencia - Dengan segala perubahan pada Desmosedici untuk musim depan, rider Ducati Andrea Iannone mengakui masih banyak yang perlu dibenahi untuk memaksimalkan laju. Tapi baginya, motornya kini lebih seru ditunggangi.

Iannone menuntaskan tes MotoGP hari kedua di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Rabu (11/11/2015) kemarin di posisi sembilan, turun jauh dari hari sebelumnya di mana dia menempati urutan dua. Catatan waktunya sendiri cuma meningkat tipis dalam dua hari tersebut.

Di hari pertama catatan terbaiknya adalah satu menit 31,639 detik. Sementara di hari kedua, dia punya satu menit 31,619 detik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada hari kedua, Iannone lebih banyak fokus ke unit kontrol elektronik (ECU) baru. Seperti pandangannya terhadap ban baru, Iannone menanggapi perubahan ECU dengan santai dan positif.

Rider asal Italia itu mengakui laju Desmosedici memang masih belum optimal, tapi di lain sisi memberikan pengalaman yang menyenangkan. ECU baru membuat motor banyak meluncur dan ban depan kerap terangkat, yang bagi Iannone seru. Bagaimanapun, dia juga mengungkapkan perhatiannya soal kecepatan dan kenyamanan motor.

"Tidak begitu buruk, saya rasa motornya terutama dengan ban baru terasa sangat bagus. Dan pastinya saya ingin meningkatkan sedikit performa motor dan bannya. Tapi saya rasa dengan satu hari dan usaha, ini sudah berkembang," kata Iannone dikutip Crash.

"Hari ini kami mencoba elektronik baru dan saya senang. Karena ya, saya memang merasa sedikit menurun dalam hal performa tapi ketika Anda membawa motor dengan sedikit berani, Anda menikmatinya karena lebih banyak meluncur dengan kontrol gas dan juga anti wheelie. Jadi catatan waktunya lebih buruk tapi untuk para pebalap ini bagus."

"Pastinya ECU pabrikan lebih nyaman karena saya menggunakannya lebih lama dan rasanya piranti lunak baru sedikit lebih sulit, karena slide dan wheelie-nya. Tapi semua orang mengalaminya."

"Ini lebih seru, karena motornya lebih banyak wheelie dan lebih meluncur. Ketika Anda menungganginya, ini benar-benar menyenangkan. Tapi catatan waktunya buruk dan ini tidak terlalu bagus, tapi rasanya nanti akan berkembang," sambungnya.

Sejauh ini para pebalap cukup menyoroti performa ban Michelin dan ECU baru. Rata-rata pebalap menyebut ban depan Michelin sulit dipahami dan kerap kehilangan grip di tikungan. Sementara soal ECU, masih banyak yang perlu dipelajari untuk memaksimalkan laju motor.

(raw/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads