Musim 2015 menjadi debut Vinales di kelas primer balap motor grand prix. Dari total 18 seri balapan, rider Spanyol 20 tahun itu berhasil 16 kali finis di zona poin, dengan finis terbaik pada posisi enam, dan pada prosesnya menempati posisi 12 klasemen akhir berkat raihan 97 poin. Titel Rookie of The Year MotoGP pun berhasil disabet juara dunia Moto3 tahun 2013 tersebut.
Aksi Vinales tersebut sudah membuat Kevin Schwantz, juara dunia 500cc tahun 1993 bersama Suzuki, memperingatkan bekas timnya itu akan kemungkinan tim lain datang menggoda si pebalap muda. Suzuki pun enggan kehilangan Vinales.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ia amat gembira ada di Suzuki dan bekerja dengan kami semua, tapi ia jelas merupakan seorang rider ambisius dan kami harus memberinya sebuah motor yang dapat membuatnya mengerahkan seluruh potensi."
"Impian saya adalah terus lanjut selama mungkin dengan dirinya dan Aleix karena saya percaya pada stabilitas dan melihatnya sebagai sesuatu yang bisa bermanfaat besar dalam jangka panjang," tuturnya.
(krs/cas)











































