Seiring dengan sengitnya perebutan gelar juara 2015, hubungan Jorge Lorenzo dengan rekan setimnya Valentino Rossi kembali tegang. Tapi pebalap Yamaha itu menegaskan dirinya tak ada masalah dengan Rossi.
Tensi di antara dua pebalap itu muncul di Sepang, Malaysia setelah Rossi dan Marc Marquez terlibat insiden yang mengakibatkan pebalap Honda Repsol itu jatuh. Rossi lalu terkena hukuman penalti tiga poin sehingga harus start dari posisi paling buncit di seri pamungkas, Valencia.
Lorenzo secara mengejutkan terang-terangan mengkritik Rossi. Menurut pebalap Spanyol itu hukuman Rossi terlalu ringan dan dirinya sudah kehilangan respek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Friksi Lorenzo dan Rossi sempat dikhawatirkan akan mengulangi perseteruan mereka pada beberapa tahun lalu, yang membuat Yamaha membuat garasi terpisah. Tapi kali ini tidak demikian, Lorenzo dan Rossi dipastikan tetap 'satu atap' dan berbagi data.
"Sebelum GP Malaysia, relasi di antara para pebalap baik-baik saja tapi kemudian Rossi bilang bahwa Marquez membantuku untuk menang dan dia terus mengatakan seperti itu," ucap Lorenzo kepada Indo-Asian News Service yang dikutip Motorsport.
"Karena hal itu, aku diserang di media sosial, terutama dari fans Italia," lanjut pebalap berusia 28 tahun ini.
"Aku tidak punya masalah dengan Rossi. Kalau dia ingin datang dan bericara kepadaku, aku akan bersedia berbicara dengan dia. Itu terserah dia," lugas Lorenzo.
(rin/raw)











































