Musim 2015 menjadi yang terbaik buat Ducati di MotoGP selepas 2010, dengan Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone secara keseluruhan merengkuh delapan podium.
Pabrikan Italia itu memang luput memenuhi target meraih kemenangan sejak kali terakhir lewat Casey Stoner di Phillip Siland 2010, dengan Dovizioso terpaut tipis pada seri pembuka di Qatar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus memenangi setidaknya dua (balapan). (Tahun ini) Kami amat nyaris melakukannya, dengan sejumlah balapan yang amat bagus, tapi persaingan amat ketat," katanya seperti dikutip Motorsport.com.
"Kejuaraan dunia ada di level tertinggi, tapi targetnya tidak akan berubah: kami harus lebih baik lagi," serunya.
(krs/mfi)











































