Tepatnya di tahun 1997 kali terakhir balap motor 500 cc mampir Indonesia. Balapan yang digelar di Sirkuit Sentul saat itu dapat sambutan luar biasa dari publik.
Bertajuk Marlboro Indonesia Grand Prix'97, harga tiket untuk Kategori Festival saat itu cuma Rp 20.000. Sementara di atas lintasan tiga rider Honda tampil mendominasi dengan menyapu bersih kelas 500 cc.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kelas 250 cc Max Biaggi keluar sebagai juara. Dia mengalahkan Tohru Ukawa dengan keunggulan enam detik, sementara Olivier Jacque menempati posisi tiga.
Valentino Rossi juga punya kenangan indah di Sentul karena di tahun itu dia adalah juara di kelas 125 cc. The Doctor yang ketika itu baru berusia 18 tahun mengalahkan Kazuto Sakata dan Jorge Martinez.
Setahun sebelumnya, musim 2006, Doohan jadi yang terbaik di Sentul pada kelas 500 cc. Runner-up ditempati Alex Barros dan Loris Capirossi di urutan ketiga.
Di kelas 250 cc, Tetsuya Harada jadi juara setelah mengalahkan Biaggi dan Ralf Waldmann. Sementara pada kelas 125 cc juaranya adalah Masaki Tokudome yang dibayangi Haruchika Aoki dan Peter Γttl.
Indonesian Grand Prix tahun 1996 merupakan seri kedua dari 15 balapan yang digelar. Sementara di musim 1997 Indonesia jadi balapan nomor 14, juga dari total 15 seri.
Di 2017, 20 tahun setelah kemenangan Okada, Indonesia akan kembali menggelar seri Grand Prix. Kementrian Pemuda dan Olahraga sudah mengonfirmasi kalau Indonesia akan kembali jadi tuan rumah MotoGP untuk musim 2017, 2018, dan 2019.
Baca juga: Indonesia Dipastikan Jadi Tuan Rumah MotoGP Mulai 2017
(din/raw)











































