Ketegangan antara pebalap Yamaha dan Honda Repsol itu mendominasi penghujung musim lalu. Rossi menuduh Marquez berada di tengah-tengah persaingannya dalam perebutan gelar juara dengan Jorge Lorenzo.
Pada awalnya, Rossi mengklaim Marquez membantu Lorenzo saat balapan di Phillip Island. Cekcok keduanya memuncak di Sepang dalam duel sengit di atas lintasan yang berakibat jatuhnya Marquez sehingga tidak bisa melanjutkan balapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak adil bagi Rossi dijatuhi hukuman penalti di Grand Prix Malaysia dan harus start dari posisi paling belakang [di Valencia]," kata Read kepada Motorsport.
"Menurut saya, insiden itu kesalahan Marquez. Dia bersandar pada Valentino [di Sepang]," sambung pria Inggris yang pernah menjuarai kelas 500cc pada 1973 dan 1974 itu.
"MotoGP dijalankan oleh sebuah grup orang-orang Spanyol [Dorna], dan saya rasa mereka seperti mafia Spanyol. Mereka lebih mendukung rider-rider Spanyol, dan tidak mendukung pebalap-pebalap asing [non-Spanyol] secara adil."
(rin/mfi)











































