Rossi Tuntut Lorenzo Lebih Menghormatinya

Rossi Tuntut Lorenzo Lebih Menghormatinya

Okdwitya Karina Sari - Sport
Selasa, 19 Jan 2016 06:48 WIB
Rossi Tuntut Lorenzo Lebih Menghormatinya
Cameron Spencer/Getty Images
Barcelona - Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi memastikan akan mengakhiri kariernya bersama Yamaha. Rossi juga menginginkan rekan setimnya, Jorge Lorenzo supaya lebih menghormati dirinya.

Pebalap Italia berusia 36 tahun itu dipaksa mengakui keunggulan Lorenzo setelah finis kedua di klasemen akhir dengan selisih lima poin. Persaingan kedua pebalap diiringi kontroversi Rossi dengan pebalap Honda Repsol Marc Marquez.

Di Sepang, Malaysia Lorenzo mengacungkan jempol ke bawah yang ditujukan untuk Rossi saat naik di podium. Hal itu itu dilakukan pebalap Spanyol tersebut terkait insiden jatuhnya Marquez. Atas aksinya itu, Lorenzo memang sudah minta maaf.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, kontrak Rossi dengan Yamaha akan habis pada akhir musim 2016. Tidak sedikit yang menyangka bahwa tahun ini bisa jadi yang terakhir bagi kedua pebalap berada dalam satu tim.

"Aku ingin terus membalap setelah 2016, aku ingin mengakhiri karierku dengan Yamaha," cetus Rossi di acara peluncuran motor Yamaha terbaru di Barcelona.

"Aku ingin mencoba dan berada di levelku dalam dua tahun terakhir, ini adalah targetku, lalu kami akan melihat selama kejuaraan apakah aku mampu bertarung memperebutkan gelar atau tidak."

"Aku selalu menghormati Jorge Lorenzo, [meski] dia sedikit kurang menghormatiku," sambung Rossi, yang diwartakan AFP. "Mudah-mudahan respek itu akan timbal balik di musim ini.

Selain insiden acungan ibu jari ke bawah, Lorenzo sempat 'diserang' oleh pendukung Rossi setelah dituduh bekerjasama dengan Marquez untuk mendapatkan titel juara dunia 2015.

"Satu-satunya hal yang kusesali adalah isyarat yang kubuat di podium Sepang," ungkap Lorenzo pada kesempatan yang sama.

"Rossi adalah pebalap yang sangat penting seperti [Michael, pebasket legendaris NBA] Jordan kepada olahraga basket. Dia punya jutaan fans dan banyak di antara mereka tidak menghormatiku dan Marquez," keluh dia.



(rin/mfi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads