Kontrak Lorenzo bersama Yamaha akan habis di akhir musim 2016 ini. Dengan gelar juara dunia yang diraih di 2015, Lorenzo diyakini akan dapat deal baru dari pabrikan asal Jepang itu.
Lorenzo sendiri berharap kesepakatan itu tak harus menunggu sampai jelang akhir tahun. Kalau bisa di tengah musim sudah ada kontrak yang ditandatangani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pikiran dan mimpi saya adalah pensiun di Yamaha dan jika mereka menghargai apa yang sudah saya kerjakan semoga bisa melanjutkan dengan motor ini. Kita lihat saja apa yang akan terjadi," lanjut dia.
Soal persaingan di 2016, Lorenzo berharap akan bisa merasakan lagi duel dengan Rossi. Dia juga memprediksikan Honda akan jauh membaik dibanding tahun lalu.
"Saya harap di 2016 Rossi kembali jadi rival, karena itu berarti lawan-lawan (tim lain) jauh tertinggal. Jika Rossi bisa kompetitif lagi setelah apa yang terjadi musim lalu, maka kami punya motor yang sempurna. Kami harus meningkatkan tenaga mesin, karena kami tertinggal dibanding rival. Tapi yang utama adalah peralatan elektronik dan ban."
"Saya pikir (dua perubahan itu) bukan masalah besar. Karena itu merupakan langkah maju mempertimbangkan Michelin akan memberi kami lebih banyak grip. Hal terbesar adalah elektronik, tapi salah satu kekuatan kami adalah kami beradaptasi baik dengan hal-hal baru," tuntas dia.
MotoGP 2016 akan dimulai di Qatar pada 20 Maret mendatang. Akan ada 18 balapan digelar di sepanjang tahun ini.
(din/nds)











































