Rencana MotoGP Indonesia 2017 disambut sangat antusias oleh pebalap Spanyol, Aleix Espargaro. Menyadari kegilaan fans Indonesia pada MotoGP, ia pun tak sabar untuk beraksi di sana.
"Ya, aku tahu, aku tahu," jawab Espargaro dengan sigap, menanggapi pertanyaan detiksport di Zouk Club, Kuala Lumpur, Malaysia, dalam sebuah acara yang diadakan sponsornya, produsen helm asal Indonesia, KYT, Minggu (31/1/2017) siang waktu setempat.
"Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta, sudah bilang bahwa MotoGP segera datang ke Indonesia," sambung pebalap tim Suzuki Ecstar itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana menggelar MotoGP 2017 diumumkan pemerintah Indonesia pada Oktober 2015, setelah Dorna menawari kesempatan itu, dan mereka menerimanya.
Namun, baru-baru ini Kementerian Pemuda dan Olahraga memberi isyarat kebalikan. Pada hari Rabu (25/1) mereka menyatakan MotoGP 2017 dipastikan tidak jadi digelar di Sirkuit Sentul -- dengan alasan tidak mau mengeluarkan dana APBN terlalu besar β namun memunculkan opsi membangun sirkuit baru. Dua hari kemudian Kemenpora mengeluarkan pernyataan baru, dengan mengutip Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, yang meminta MotoGP 2017 agar ditinjau kembali.
Pihak Sentul sendiri menyatakan semua bergantung pemerintah. Namun mereka menegaskan, pihaknya sudah sangat siap menjadi venue balapan paling bergengsi itu, termasuk tanpa membebani uang negara, karena hal itu telah pula mereka tuangkan ke dalam masterplan yang sudah diserahkan kepada Kemenpora.
Indonesia pernah dua kali menjadi tuan rumah Grand Prix motor, yakni tahun 1996 & 1997, di Sentul.

(rin/a2s)











































