Melongok Kesibukan di Sepang di Tes Pramusim 2016

Laporan dari Malaysia

Melongok Kesibukan di Sepang di Tes Pramusim 2016

Okdwitya Karina Sari - Sport
Selasa, 02 Feb 2016 11:18 WIB
Melongok Kesibukan di Sepang di Tes Pramusim 2016
Sepang -

Sementara di Indonesia masih riuh soal tarik-ulur jadi-tidaknya menggelar MotoGP 2017, negera tetangga, Malaysia, sudah asyik memfasilitasi persiapan menghadapi musim 2016.

Ya, motor-motor cepat itu, dan juga para pebalap dan kru tim-tim, sudah sibuk mempersiapkan diri, karena kompetisi MotoGP dimulai kurang dari dua bulan lagi. Saat ini mereka sedang melakukan ujicoba pramusim di Sirkuit Sepang, Selangor.

Tes musim dingin di Sepang resmi dimulai sejak Senin (1/2/2016) pagi waktu setempat. Sebelumnya, beberapa tim sudah lebih dulu melakukan private test pada akhir pekan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bersama tiga jurnalis asal Indonesia, atas undangan dari Racing Boy yang bekerjasama adengan produsen helm KYT, Detiksport tiba di lokasi pada hari Minggu kemarin, sekitar pukul 11.00. Deru suara motor begitu kencang terdengar sejak memasuki area parkir khusus sirkuit yang tergolong sepi karena memang bukan acara utama, yang biasanya digelar sekitar bulan Oktober.

Meski hanya sekadar tes, bukan berarti sirkuit tanpa penonton. Puluhan penggemar menyaksikan para pebalap menguji motornya dan memilih duduk di sekitar grand stand dekat garis start.

Suasana di paddock juga tidak terlalu ramai. Selain pebalap dan kru timnya yang kerap hilir mudik, terlihat pula beberapa penggemar yang memanfaatkan momen ujicoba ini untuk berburu foto dengan pebalap-pebalap kesayangan mereka.

Valentino Rossi [Movistar Yamaha], Pol Espargaro [Tech 3], dan Casey Stoner [Ducati test rider], menjadi sasaran 'todongan' fans maupun jurnalis yang sedang 'jeprat-jepret'. Mereka ramah-ramah di tengah rasa lelah ataupun cuaca Sepang yang terkenal sangat panas.

Espargaro bahkan tidak sungkan berhenti untuk melayani permintaan foto seorang fans perempuan di saat berjalan terburu-buru karena membawa sebuah piring berisi makanan dari hospitality timnya.

Bagi orang-orang yang punya akses untuk melewati pitlane, bisa terlihat kesibukan tim-tim peserta dalam mempersiapkan motor-motor pebalapnya; mengisi bahan bakar ke dalam tanki motor, mengganti ban, mengutak-atik suspensi, setang, dan lain-lain.



Bisa juga menyaksikan para pebalap bercakap-cakap dengan beberapa krunya termasuk Lorenzo, Rossi dan percakapan antara Stoner dengan Danilo Petrucci di garasi Pramac Ducati.

Stoner sendiri sedang digadang-gadang untuk kembali membalap dengan wild card di musim ini setelah memutuskan pensiun pada 2012 lalu. "Well, i don't know. Lihat saja apa yang terjadi," ucap juara dunia dua kali itu saat ditanyai Detiksport di area pitlane.

Kami juga mendapat kesempatan yang penuh keramahan dari Yamaha, untuk melihat-lihat isi garasi Yamaha, di sela-sela waktu jeda ujicoba.

Saat kunjungan kami, suasana garasi Movistar Yamaha sedang sepi, kira-kira tidak lebih dari 10 orang personil, termasuk mekanik Rossi, Alex Briggs, yang ada di tempat. Rossi sama sekalit idak terlihat sedangkan Lorenzo tidak sempat kami ajak ngobrol karena ingin beristirahat.

"Hai ... Maaf, saya lelah sekali," kata juara dunia lima kali itu tatkala melihat rombongan jurnalis Indonesia seraya masuk ke sebuah ruangan.

Satu hal yang jelas adalah garasi Lorenzo dan Rossi dipastikan tidak pasang dinding pemisah setelah ketegangan yang terjadi di penghujung musim lalu. Selama ini muncul kekhawatiran bahwa relasi kedua pebalap itu bisa saja retak lagi terkait persaingan ketat plus kontroversi yang telah terjadi.

Di garasi Movistar Yamaha, kami bisa melihat dari dekat motor YZR-M1 yang akan digunakan Lorenzo dan Rossi untuk mempertahankan Triple Crown mereka di musim baru. Terdapat empat motor berwarna dasar biru di garasi Yamaha dengan sepasang motor bernomor 99 dan 46.





Salah satu motor Rossi sedang dioprek terlihat dari beberapa bagian motor yang tidak lengkap. Meskipun tidak bisa berjumpa dengan para pebalap Movistar Yamaha, namun kesempatan ini yang jarang ini tidak akan kami lupakan.



Ngomong-ngomong, bagi yang belum tahu, Malaysia pertama kali menggelar Grand Prix motor pada tahun 1991, dan hingga kini mereka masih bertahan, bahkan telah diakui sebagai salah satu penyelenggaraan terbaik. Indonesia pernah dua kali mengadakan event ini, di tahun 1996 & 1997 β€” dan saat ini sedang riuh tentang wacana menghajatnya lagi.

(rin/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads