Sama-sama dengan Rossi dan beberapa pebalap di Ducati dan Honda, kontrak Lorenzo di Yamaha akan habis pada akhir musim 2016. Sementara itu, Rossi justru menginginkan kontrak berdurasi dua tahun atau -- kalau tidak -- sekalian pensiun saja.
"Aku ingin memperbaruhi kontrakku sebelum awal musim," kata Lorenzo, yang dikutip Autosport. "Tapi apabila tidak bisa maka aku akan diam dan percaya dengan diriku sendiri."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lorenzo disebut-sebut menjadi incaran Ducati di 2017. Pebalap Spanyol itu menolak rumor tersebut karena menyimpan ambisi untuk melewati empat titel juara Rossi di Yamaha.
"Aku tidak buru-buru, terutama karena aku percaya dengan kemampuanku. Aku tahu aku akan cepat dan mudah-mudahan dengan Yamaha, tapi aku masih akan cepat kalaupun harus melakukannya di motor yang lain," cetus juara dunia lima kali itu.
"Targetku tetap pensiun dengan Yamaha tanpa berganti-ganti tim dan coba menyamai empat titel juara yang Valentino punya, atau bahkan melebihinya," sambung Lorenzo.
"Tapi memang benar kalau memperbarui kontrak di awal kompetisi akan menghilangkan tekanan dan rasa gelisah. Anda sebagai pebalap bukanlah pihak yang tahu bagaimana masa depan akan berjalan."
(rin/raw)










































